Bertambahnya pengalaman,
teman, cerita, ilmu yang didapat selama saya kuliah di Universitas Gunadarma
(Depok) tentu memberikan saya beberapa dampak-dampaknya.
bertambahnya teman baru
dilingkup kampus yang mulai beragam suku, dan agama, dan sikap dari
masing-masing setiap individu yang sudah saya bisa kenali satu sama lain
walaupun belum semuanya tetapi masih hampir. Berbeda ketika saya masih
bersekolah, disekolah teman-teman saya yg mayoritas beragama Islam karena saya
bersekolah di sekolah Islam, dilingkup kampus saya menemui banyak teman-teman
yang berbeda agama, suku serta ras.
Tidak jauh berbeda dari
masa sekolah sayapun menemui teman yang saya anggap dekat dikelas yaitu Amallia
Nurul Hikmah, Suha Qodri Meizally, Devi Aryani Safitri, Ahmad Subhan, Angga
Hasnal, Rizki Effendi, Fariz Hidayat, Julianto Wibowo, Ricky Fernata, dan masih
banyak lagi. Dikelas yg saya tempati sekarang 1DB04 saya memiliki teman-teman
yang solidaritasnya tinggi.
Dalam hal waktu, ketika
waktu bersekolah waktunya pulang, sayapun langsung pulang, dan sekarang ketika
masa perkuliahan biasanya saya ngumpul bersama teman-teman terlebih dahulu
sebelum pulang.
Berbeda dengan guru dan
dosen, disekolah ketika ada tugas yang belum dikumpulkan atau diselesaikan,
siswa-lah yang dicari dengan guru tersebut, dan dimasa kuliah mahasiswa lah
yang harus mengejar-ngejar dosen. Selama masa perkuliahan banyak tugas yang
selalu dosen berikan setiap masuk kelas, well mau tidak mau setelah jam kelas
habis setibanya dirumah sayapun menyicil dan mengerjakan tugas tersebut
walaupun sampai bergadang. Dunia perkuliahan tidak seeindah masa-masa SMA
ternyata.
Dalam hal absensi atau
kehadiran ini sih terserah mahasiswa, yg mau datang ya dapat ilmu. Tidak dikejar-kejar
oleh wali kelas ketika murid tidak masuk kelas. Mahasiswa dituntut menjadi
seorang yg mandiri dan harus memiliki kesadaran yang tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar