Minggu, 22 Desember 2013

Bedah Kompas Edisi Sabtu, 21 Desember 2013 (hal. 25)


Bedah Kompas Edisi Sabtu, 21 Desember 2013 (hal. 25 Metropolitan, Skenario Masih Disusun)

Seharusnya Pemerintah mengeluarkan peraturan yang tegas berikut sanksinya tentang pelarangan penggunaan BBM bersubsidi oleh para pengguna mobil pribadi terutama oleh para aparatur negara di segala lini pada berbagai kementerian/lembaga negara tanpa terkecuali. Untuk mengetahui sejauh mana khususnya para aparatur pemerintah mematuhi peraturan ini, maka pemerintah bisa membuat semacam exercise dengan memasang cctv tersembunyi di SPBU. Bila terlihat aparatur negara yang masih menggunakan premium maka harus segera diberikan sanksi yang tegas dan keras. Hal ini untuk membuat efek jera bagi aparatur negara yang bandel sekaligus mengirim pesan tegas kepada masyarakat bahwa pemerintah serius dengan program pembatasan BBM bersubsidi yang dimulai dari kalangan internal pemerintah sendiri. Masyarakat dapat melihat bahwa pemerintah tidak hanya No Actions Talks Only alias Pepesan Kosong.

Pemerintah dan Pertamina memerintahkan pada SPBU khususnya di kota-kota besar untuk membatasi pos pengisian BBM bersubsidi atau premium dan memperbanyak pos pengisian pertamax. Pos pengisian premium di SPBU cukup disediakan satu atau dua pos, sisanya diperuntukkan bagi pengisian pertamax dan solar non subsidi. Tidak seperti sekarang ini, banyak SPBU hanya menyediakan satu pos pengisian BBM Non Subsidi (Pertamax), itupun seringkali petugasnya tidak ada bahkan tidak tersedia stok Pertamax yang dengan berkelit dikatakan sebagai “HABIS”. Hal ini akan membuat pengguna premium harus antri lebih panjang sehingga akan memaksa mereka beralih ke Pertamax yang tidak banyak antrian.
 
Pemerintah dan Pertamina harus membatasi alokasi BBM bersubsidi pada semua SPBU. Bila memang bertekad membagi cukup alokasi BBM bersubsidi sampai akhir tahun anggaran, tentulah tidak sulit membuat perencanaan dan pengalokasiaan yang ketat dalaam rangka mengamankan ketersediaan BBM bersubsidi agar sesuai dengan perencanaan. Kata kuncinya adalah KEMAUAN, KETEGASAN dan KONSISTENSI. Sebanyak apapun disediakan BBM bersubsidi tidak akan sanggup memenuhi egoisme masyarakat dan keserakahan banyak oknum yang memanfaatkan disparitas harga yang sangat besar.
 
Pemerintah dan Pertamina tentu memiliki data terkait transaksi pembelian BBM oleh SPBU, pasti tahu SPBU mana saja yang tidak pernah memesan Pertamax dalam operasionalnya, SPBU mana saja yang mengisi Pertamax hanya setahun sekali atau sebulan sekali. Dari data-data ini tentulah bisa membuat strategi dan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan agar konsumsi BBM bersubsidi di daerah/lokasi SPBU tersebut dapat dibatasi dan konsumsi Pertamax dapat diperbesar. Pemerintah yang mengurusi migas dan Pertamina pastilah memiliki orang-orang pintar yang bisa dimanfaatkan untuk berpikir dan melaksanakan hal-hal ini. Perlu langkah nyata dan terobosan luar biasa agar penghematan subsidi BBM tidak membuat jebol keuangan negara.

Dampak kampus selama masa perkuliahan September-Desember 2013


 
Bertambahnya pengalaman, teman, cerita, ilmu yang didapat selama saya kuliah di Universitas Gunadarma (Depok) tentu memberikan saya beberapa dampak-dampaknya.
bertambahnya teman baru dilingkup kampus yang mulai beragam suku, dan agama, dan sikap dari masing-masing setiap individu yang sudah saya bisa kenali satu sama lain walaupun belum semuanya tetapi masih hampir. Berbeda ketika saya masih bersekolah, disekolah teman-teman saya yg mayoritas beragama Islam karena saya bersekolah di sekolah Islam, dilingkup kampus saya menemui banyak teman-teman yang berbeda agama, suku serta ras.
Tidak jauh berbeda dari masa sekolah sayapun menemui teman yang saya anggap dekat dikelas yaitu Amallia Nurul Hikmah, Suha Qodri Meizally, Devi Aryani Safitri, Ahmad Subhan, Angga Hasnal, Rizki Effendi, Fariz Hidayat, Julianto Wibowo, Ricky Fernata, dan masih banyak lagi. Dikelas yg saya tempati sekarang 1DB04 saya memiliki teman-teman yang solidaritasnya tinggi.
Dalam hal waktu, ketika waktu bersekolah waktunya pulang, sayapun langsung pulang, dan sekarang ketika masa perkuliahan biasanya saya ngumpul bersama teman-teman terlebih dahulu sebelum pulang.
Berbeda dengan guru dan dosen, disekolah ketika ada tugas yang belum dikumpulkan atau diselesaikan, siswa-lah yang dicari dengan guru tersebut, dan dimasa kuliah mahasiswa lah yang harus mengejar-ngejar dosen. Selama masa perkuliahan banyak tugas yang selalu dosen berikan setiap masuk kelas, well mau tidak mau setelah jam kelas habis setibanya dirumah sayapun menyicil dan mengerjakan tugas tersebut walaupun sampai bergadang. Dunia perkuliahan tidak seeindah masa-masa SMA ternyata.
Dalam hal absensi atau kehadiran ini sih terserah mahasiswa, yg mau datang ya dapat ilmu. Tidak dikejar-kejar oleh wali kelas ketika murid tidak masuk kelas. Mahasiswa dituntut menjadi seorang yg mandiri dan harus memiliki kesadaran yang tinggi.

Termotivasi Melalui Sebuah Lagu

Lagu Bisa Membuat Anda Termotivasi

Siapa di dunia ini yang tidak suka dengan musik atau lagu? Mungkin saja ada... Tapi tak bisa dipungkiri bahwa lagu bisa menjadi penyejuk hati, penyemangat, dan penghibur. Kali ini saya coba bahas tentang satu poin saja, yakni lagu bisa menjadi penyemangat.
Berbicara mengenai lagu penyemangat, tentu banyak lagu lagu yang mampu membangkitkan semangat kita atau mood kita. Lagu - lagu masa kini yang gencar dibawakan oleh artis - artis dunia umumnya bertema percintaan. Namun jangan salah, juga ada beberapa lagu - lagu yang menyemangati atau memotivasi. Dalam hal ini, lagu penyemangat hati ini apabila kita hayati, tentu bisa membangkitkan semangat. Baik semangat hidup, semangat mengejar impian, juga semangat dalam hal cinta. Sayang, banyak pendengar lagu yang hanya sekedar mendengar tanpa menghayati makna dan nilai - nilai yang bisa dipetik dari lagu tersebut. Padahal, sekali lagi, lagu itu jika dihayati, lagu penyemangat bukan hanya mampu membangkitkan mood, tapi juga mampu memotivasi kita dalam kehidupan. Satu unsur lain yang penting tentunya bagaimana lagu dari nada itu. Jika nada yang dibawakan menarik ditambah lirik yang menyentuh, maka jadilah lagu penyemangat yang impresif.

“Don’t wait for luck Dedicate yourself and you can find yourself Standing in the hall of fame And the world’s gonna know your name”

Alunan piano saat lagu dimulai membuat bulu kuduk berdiri, apalagi ketika baca judulnya “Hall of Fame” yang dinyanyikan oleh The Script dan Will.I.Am.. melalui video klipnya, Hall of Fame menyiratkan bahwa siapapun bisa menorehkan sebuah pencapaian menuju puncak ketenaran. Just simple words, tapi punya makna yang begitu dalam.

Video diperlihatkan sekilas bagaimana seorang balerina dan seorang pemain boxing memainkan perannya.. ketika mereka sudah menjalankan karir secara profesional. Kemudian kembali flashback ke masa lalu kedua tokoh utama tersebut. Mereka hanyalah seorang manusia yang menjalani hidup secara normal.. dan memiliki keluarga yang hangat. Di sisi lain, kedua tokoh ini punya impian besar: pengakuan atas pencapaian mereka di puncak karir.


Tokoh pria, si calon pemain boxing.. walaupun sering di bully oleh teman-temannya namun tidak mengurungkan niatnya untuk belajar boxing.. dengan dukungan yang besar dari pelatihnya, dalam keadaan memar2, ia tidak pernah menyerah. Kemudian tokoh wanita, si calon balerina.. walaupun bisu tapi punya seorang ayah yang sangat menyayanginya. Ia suka balet dan sering berlatih di sanggar, inipun tidak mudah karena ia seringkali di-underestimate oleh teman2nya sesama balerina.
Sampai pada saat dimana mereka menapaki langkah awal menuju karir sesungguhnya, mereka pun berhasil menorehkan satu pencapaian yang akan membawa mereka ke puncak. Si pemain boxing memenangkan pertandingan pertamanya, sedangkan si balerina memenangkan audisi untuk menjadi balerina. Kemudian alurpun kembali seperti di awal, saat dimana mereka sudah menjalankan karir secara profesional.. yang sudah mereka torehkan dari hasil jerih payah mereka sendiri.
Saya sampai tersentuh menyaksikan video klipnya, apalagi alunan musiknya yang bersemangat membuat emosi saya naik turun. Walaupun tidak sampai harus terkenal, lagu Hall of Fame cukup membuat saya terinspirasi untuk terus menjalani apa yang saya impikan.. Suatu Passion positif yang tidak akan saya kubur dalam-dalam..  tidak perduli pendapat dan pandangan negatif orang-orang.

Nah, kali ini saya coba tambahkan satu lagu penyemangat yang mungkin, jika anda hayati maknanya, anda bisa termotivasi. Berikut adalah lagu yang dibawakan band The Script Feat. Will.i.am yang berjudul Hall of Fame. Berikut liriknya beserta terjemahannya :


Hall of Fame | The Script feat. Will.I.Am

Yeah, You could be the greatest
Yeah, kau bisa jadi yang terhebat
You can be the best
Kau bisa jadi yang terbaik
You can be the King Kong banging on your chest
Kau bisa jadi King Kong yang menepuk-nepuk dadamu

You could beat the world
Kau bisa kalahkan dunia
You could beat the war
Kau bisa kalahkan musuh dalam perang
You could talk to God, go banging on his door
Kau bisa bicara pada Tuhan, menggedor-gedor pintu-Nya

You can throw your hands up
Kau bisa angkat tanganmu ke atas
You can be the clock
Kau bisa menjadi jam
You can move a mountain
Kau bisa pindahkan gunungYou can break rocks
Kau bisa memecah bebatuan
You can be a master
Kau bisa jadi seorang tuan

Don't wait for luck
Jangan tunggu keberuntungan
Dedicate yourself and you can find yourself
Abdikan dirimu dan kau bisa temukan dirimu

CHORUS
Standing in the hall of fame
Berdiri di hall of fame
And the world's gonna know your name
Dan dunia akan tahu namamu
Cause you burn with the brightest flame
Karena kau membakar dengan bara paling terang
And the world's gonna know your name
Dan dunia akan tahu namamu
And you'll be on the walls of the hall of fame
Dan engkau kan berada di dinding hall of fame

You could go the distance
Kau bisa tempuh jarak yang jauh
You could run the mile
Kau bisa lari bermil-mil
You could walk straight through hell with a smile
Kau bisa berjalan lewati neraka dengan tersenyum

You could be the hero
Kau bisa jadi pahlawan
You could get the gold
Kau bisa dapatkan medali emas
Breaking all the records that thought never could be broke
Pecahkan rekor yang dikira takkan bisa dipecahkan

Do it for your people
Lakukanlah untuk rakyatmu
Do it for your pride
Lakukanlah untuk harga dirimu
Never gonna know if you never even try
Kau takkan pernah tahu jika kau tak pernah mencoba

Do it for your country
Lakukanlah untuk negaramu
Do it for you name
Lakukanlah untuk namamu
Cause there's gonna be a day
Karena akan ada suatu hari

When you're
Saat kau

CHORUS

Be a champion, Be a champion, Be a champion, Be a champion
Jadilah juara, jadilah juara, jadilah juara, jadilah juara

On the walls of the hall of fame
Di dinding hall of fame

(2x)
Be students
Jadilah siswa
Be teachers
Jadilah guruBe politicians
Jadilah politisi
Be preachers
Jadilah da'i
Be believers
Jadilah penganut

Be leaders
Jadilah pemimpin
Be astronauts
Jadilah astronot
Be champions
Jadilah juara
Be true seekers
Jadilah pencari sejati

CHORUS

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could be the greatest
Kau bisa jadi yang terhebat
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)You can be the best
Kau bisa jadi yang terbaik
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be the king kong banging on your chest
Kau bisa jadi King Kong yang menepuk-nepuk dadamu

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could beat the world
Kau bisa kalahkan dunia
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could beat the war
Kau bisa kalahkan musuh dalam perang
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could talk to God, go banging on his door
Kau bisa bicara pada Tuhan, menggedor-gedor pintu-Nya

(You can be a champion)
Kau bisa jadi seorang juara
You can throw your hands up
Kau bisa angkat tanganmu ke atas
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be the clock
Kau bisa menjadi jam
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)You can move a mountain
Kau bisa pindahkan gunung
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can break rocks
Kau bisa pecahkan bebatuan

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be a master
Kau bisa jadi seorang tuan
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
Don't wait for luck
Jangan tunggu keberuntungan
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
Dedicate yourself and you can find yourself
Abdikan dirimu dan kau bisa temukan dirimu
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)

Standing in the hall of fame
Berdiri di hall of fame